Perangkat Listrik yang Ada di RumahAbi Blog

Mengenal Perangkat Listrik yang Ada di Rumah

Perangkat Listrik Rumah

Pada artikel ini kami akan membahas mengenai beberapa perangkat listrik rumah yang secara umum digunakan di dalam rumah. Perangkat-perangkat tersebut berguna sebagai perantara dalam memanfaatkan energi listrik yang tersedia.

Untuk lebih memahami apa saja perangkat-perangkat listrik tersebut, langsung saja kita simak ulasannya berikut ini.

1. Meteran Listrik atau kWh Meter

Perangkat Listrik KWH Meter
Perangkat Listrik KWH Meter

Salah satu alat listrik di dalam rumah yang sangat penting ini berperan sebagai penunjuk ukuran daya listrik yang sedang digunakan. Daya listrik tersebut dinyatakan dengan satuan kilowatthour (kWh).

Anda dapat melihatnya dalam bentuk angka digital atau analog. Dan setiap bulan, angka-angka itulah yang selalu dicatat oleh petugas listrik yang datang ke rumah Anda.

2. Spin Control

Alat ini selalu mengalami perputaran ketika daya listrik berjalan. Kecepatan putaran spin control berbanding lurus dengan besar kecilnya daya listrik. Jadi, semakin besar ukuran daya listrik yang berjalan, maka semakin cepat pula perputaran spin control, begitu juga sebaliknya.

3. Miniature Circuit Breaker (MCB)

Perangkat Listrik Miniature Circuit Breaker
Perangkat Listrik Miniature Circuit Breaker

Alat ini merupakan komponen yang memiliki tugas untuk memutuskan aliran listrik yang sedang berjalan. Terputus-nya aliran tersebut karena beberapa sebab seperti konsleting dan penggunaan daya yang berlebihan. Pemutusan aliran listrik tersebut terjadi secara otomatis.

Selain itu, ketika sedang melakukan perbaikan listrik, MCB ini juga sebaiknya dimatikan demi menjaga keselamatan dan keamanan.

4. Stop Kontak

Perangkat Listrik Stop Kontak
Perangkat Listrik Stop Kontak

Salah satu perangkat listrik ini merupakan penghubung antara aliran listrik dengan alat listrik. Stop kontak juga seringkali disebut dengan nama colokan listrik.

Penggunaan alat listrik harus didukung dengan steker dan kabel listrik yang dihubungkan pada stop kontak ini.

Berdasarkan tempat memasangnya, stop kontak dibedakan menjadi dua jenis.

a. Stop Kontak In Bow

Merupakan jenis stop kontak yang ditanam atau dipasang di dalam dinding.

b. Stop Kontak Out Bow

Merupakan kebalikan dari in bow, yaitu stop kontak yang dipasang tanpa ditanam di dinding.

Sedangkan berdasarkan fungsi dan bentuknya, stop kontak juga dibagi menjadi dua jenis.

a. Stop Kontak Besar

Merupakan jenis stop kontak yang dilengkapi dengan logam pada bagian kanan kirinya dan digunakan untuk menyalakan daya listrik besar dengan ukuran steker besar pula.

b. Stop Kontak Kecil

Yaitu stop kontak yang lebih cocok digunakan pada steker dan daya listrik yang berukuran kecil.

5. Sakelar

Perangkat Listrik Saklar
Perangkat Listrik Saklar

Sakelar berfungsi untuk memutus dan menyambungkan suatu penghantar, seperti tombol yang kita gunakan untuk memadamkan dan menyalakan lampu. Alat ini juga dibedakan menjadi beberapa kategori, yaitu sebagai berikut :

a. Berdasarkan Jumlah Unit

– Sakelar Tunggal

Yaitu sakelar yang dilengkapi satu kanal input yang terhubung ke sumber listrik dan satu kanal output terhubung ke alat listrik yang sedang digunakan.

– Sakelar Seri

Yaitu sakelar dengan satu kanal input terhubung ke sumber listrik, serta lebih dari satu kanal output yang terhubung ke alat listrik atau beban listrik yang sedang digunakan.

b. Berdasarkan Tempat Pemasangan

– Sakelar In Bow

Jenis sakelar yang ditanaman di dalam dinding.

– Sakelar Out Bow

Jenis sakelar yang dipasang di luar dinding (tanpa ditanam).

c. Berdasarkan Fungsinya

– Sakelar Push-on

Merupakan jenis sakelar yang dapat menghubungkan arus listrik ketika ditekan tombolnya. Dan tombolnya akan kembali dengan sendirinya jika tidak ditekan (kembali dalam keadaan off).

– Sakelar On-off

Jenis sakelar yang akan terhubung ke arus listrik ketika ditekan tombol menyala (on). Dan arus listrik akan terputus jika ditekan tombol off.

6. Sekering

Sekering adalah sebuah alat yang berhubungan untuk menyambungkan dan memutus arus listrik serta menghindari adanya konsleting. Ada dua jenis sekering yang bisa Anda gunakan, yaitu sebagai berikut :

a. Sekering Manual

Yaitu jenis sekering yang terbuat dari kawat dan disimpan dalam keramik. Ketika terjadi konsleting, kawat tersebut akan memanas dan lama kelamaan akan terputus dan listrik menjadi padam. Sekering ini merupakan jenis sekering sekali pakai.

b. Sekering Otomatis

Yaitu jenis sekering yang terdiri dari dua bimetal. Ketika terjadi konsleting, bimetal tersebut akan saling berjauhan.

Demikian artikel pembahasan tentang perangkat listrik rumah yang biasa kita jumpai sehari-hari di dalam rumah kita.

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *