Pertimbangan Pemilihan Kompresor Sesuai SistemAbi Blog

Pertimbangan Pemilihan Kompresor Sesuai Kebutuhan Sistem

Beberapa pertimbangan perlu diperhatikan dalam langkah pemilihan kompresor, hal ini sangat penting dalam sebuah sistem menyangkut masalah kebutuhan yang diperlukan. Karena dalam instalasi kompresor yang besar bisa menjadi mahalĀ  dan kompleks.

Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah tentang pertimbangan :

  • System Flowrate Demand yaitu debit permintaan yang dibutuhkan pada sistem, ini termasuk jumlah perkiraan loading awal.
  • Standby Capacity for Emerginsis, yaitu Kapasitas standby dalam keadaan darurat, ini memungkinkan terdapat kompresor cadangan (kedua) yang terhubung ke jalur utama instalasi.
  • Future Air Requiriment, yaitu kebutuhan udara lanjutan, hal ini perlu dipertimbangkan dalam pemilihan kompresor menyangkut biaya penggantian kompresor.
Baca Juga :  Instrument Mechanical Completion
Pertimbangan Pemilihan Kompresor Sesuai Kebutuhan Sistem
Pertimbangan Pemilihan Kompresor Sesuai Kebutuhan Sistem
  1. Rating Kapasitas Kompresor

Kompresor udara dinilai secara umum dalam standar SCFM, didefinisikan sebagai udara dalam kondisi tekanan atmosfir yang sebenarnya. Rumus yang berhubungan dalam hal ini adalah:

V1 = V2 (p2/p1)(T1/T2)

Pada rumus terakhir, sub skrip 1 merupakan inlet kompresor yang memiliki tekanan atmosfir (standar atau aktual), sementara sub skrip 2 adalah kondisi debit kompresor.

Membagi kedua sisi persamaan tersebut dengan waktu (t) akan menjadikan rumus sebagai erikut:

Q1 = Q2 (p2/p1)(T1/T2)

  1. Ukuran Kompresor

Ukuran reservoir udara memerlukan pertimbangan parameter seperti tekanan sistem dan persyaratan flow-rate, kemampuan output kompresor dan tentunya jenis operasi yang akan dilakukan. Hal ini berguna untuk meredam tekanan baik yang berasal dari kompresor atau pada sistem (pneumatik) selama pergeseran valve dan pergerakan komponen lain. Reservoir dilengkapi dengan valve pengaman untuk mencegah ledakan tangki.

Rumus untuk menentukan ukuran yang tepat dari sebuah reservoir adalah:

Unit Inggris:

Vr = (14,7t (Qr-Qc)) / (pmax-pmin)

Unit Metric:

Vr = (101t (Qr-Qc)) / (pmax-pmin)

Dimana:

Qr = konsumsi rate sistem pneumatic (SCFM, m3/min)

Qc = output flow-rate kompresor (SCFM, m3/min)

pmax = tekanan maksimum di dalam reservoir (psi, kPa)

pmin = tekanan minimum di dalam reservoir (psi, kPa)

Vr = ukuran reservoir (ft3, m3)

  1. Daya yang dibutuhkan untuk menjalankan Kompresor

Rumus dibawah ini bisa digunakan untuk menentukan kekuatan teoritis yang diperlukan untuk menggerakkan sebuah kompresor udara.

a. Dalam perhitungan HP (horse power):

HP = (pinQ /65,4) ((pout/pin)0,286-1)

b. Dalam perhitungan KW (kilo watt)

KW = (pinQ /17,1) ((pout/pin)0,286-1)

Dimana:

pin = inlet tekanan atmosfir (psia, kPa abs)

pout = outlet tekanan atmosfir (psia, kPa abs)

Q = flow-rate (SCFM, standar m3/min)

Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *