Power Suplai Elektronika Rangkaian DasarAbi Blog

Rangkaian Dasar Power Suplai

Artikel ini akan membahas secara mendetail proses perangkat elektronika tanpa tanda jasa, yaitu Power Suplai (Catu daya).

Power Suplai

Power Suplai

Hampir semua rangkaian elektronika membutuhkan sumber tegangan untuk melakukan proses, mulai dari tegangan 1,5 Volt hingga puluhan Volt tegangan DC. Dalam hal ini, beberapa rangkaian bisa menggunakan catu dari baterai, yang secara mudah bisa diatur kebutuhan tegangan-nya, mulai dari tegangan 6 Volt, 9 Volt, 12 Volt. Tetapi beberapa perangkat siap digunakan dengan masukan tegangan 220V AC

Lihat gambar dibawah ini adalah blok standar sebuah power suplai DC. Input tegangan masuk adalah tegangan tinggi, yang dimasukkan ke kumparan primer trafo step-down. Trafo ini bertugas untuk menurunkan tegangan dari tegangan standar jaringan (220V) ke tegangan pakai, tegangan ini relatif sesuai kebutuhan.

Blok diagram power suplai
Blok diagram

Tegangan yang keluar dari kumparan primer adalah tegangan rendah, namun masih berbentuk tegangan AC. Tegangan output AC tersebut kemudian diumpankan ke rangkaian dioda penyerah, rangkaian ini disebut sebagai rangkaian penyearah, hasil dari rangkaian ini berupa tegangan DC.

Tegangan DC pada tahap ini belum terlalu halus, dibutuhkan rangkaian lanjutan yang disebut sebagai rangkaian filter. Rangkaian ini berguna menghilangkan haming maupun braming frekuensi dari tegangan AC.

Selain itu berfungsi untuk menstabilkan tegangan output sehingga kualitas tegangan tetap konstan meskipun digunakan dalam banyak variasi beban kebutuhan daya.

Pada gambar dibawah adalah susunan komponen-komponen yang dibutuhkan dalam langkah pembuatan power suplai. Sebuah transformator (trafo), rangkaian rectifier (atau biasa disebut rangkaian bridge / jembatan).


Komponen Power Suplai
Komponen

Kapasitor berfungsi sebagai filter tegangan yang menghasilkan tegangan stabil pada output-nya.

Pada beberapa jenis power suplai ditambahkan komponen transistor dan dioda zener, kedua komponen tersebut memberikan output tegangan yang lebih konstan dan sekaligus dalam beberapa rangkaian dapat digunakan sebagai pengatur tegangan output yang stabil dan konstan.

Pada power suplai keluaran teknologi terbaru, jauh lebih minimalis dengan penggunaan rangkaian SMPS atau switching. Tegangan masuk dari jaringan terlebih dahulu di rubah menjadi tegangan DC melalui rangkaian bridge ( rangkaian jembatan dioda), baru diumpankan ke transformator stepdown dengan rangkaian pengontrol tegangan berupa switching transistor.

Untuk jenis power suplai model baru akan kami tulis dalam artikel yang berbeda.

tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *