Osilator, Pengertian, Jenis, Pengelompokan dan Prinsip kerjaAbi Blog

Prinsip dan Cara Kerja Osilator

Osilator / Oscillator

Pernahkah Anda mendengar kata Osilator? Istilah yang erat hubungannya dengan ilmu elektrik dan elektronika ini memiliki beberapa macam jenis, serta prinsip kerja yang berbeda-beda pada setiap rangkaian.

Prinsip kerja dan pengelompokan osilator

Pengertian

Oscillator atau dalam bahasa Indonesia disebut osilator ini, merupakan sebuah rangkaian yang mampu menghasilkan sejumlah sinyal listrik atau getaran secara periodik dengan amplitudo yang konstan.

Sebenarnya sinyal arus DC dari rangkaian alat pencatu daya atau Power Supply ini melakukan konversi pada Rangkaian Oscillator yang menjadikannya sinyal arus AC yang menghasilkan sinyal listrik pada periodik yang memiliki amplitudo konstan.

Definisi periodik adalah sebuah waktu yang dibutuhkan dalam menempuh satu kali getaran atau satu siklus gelombang bolak-balik, periodik menggunakan satuan second atau detik. Sedangkan amplitudo merupakan persimpangan paling jauh yang dapat diukur dari titik keseimbangan suatu getaran.

Baca Juga :  Mengenal Jenis Dan Fungsi Kapasitor Beserta Cara Mengecek Kerusakannya

Nah, satu lagi yang tidak kalah penting yaitu frekuensi yang merupakan sejumlah getaran yang dihasilkan selama satu detik. Frekuensi menggunakan satuan Hertz.

Jenis Sinyal

Gelombang sinyal Oscillator dibedakan menjadi tiga jenis menurut bentuknya, diantaranya :

  1. Gelombang Sinus atau Sinusoide Wave
  2. Gelombang Kotak atau Square Wave
  3. Gelombang Gigi Gergaji atau Saw Tooth Wave

Pengelompokan

Penggolongan suatu Osilator umumnya dilakukan menurut Karakteristik Frekuensi yang dihasilkan dari keluaran-nya. Inilah beberapa macam penggolongan menurut Frekuensi keluaran-nya.

  1. Oscillator Frekuensi Rendah atau Low Frequency Oscillator, adalah Osilator yang mampu membangkitkan suatu frekuensi rendah di bawah 20 Hertz.
  2. Oscillator Audio atau Audio Oscillator, adalah Osilator yang mampu membangkitkan frekuensi Audio sekitar 16 Hertz sampai 20 kilo Hertz.
  3. Oscillator Frequency Radio atau Radio Oscillator, adalah Osilator yang mampu membangkitkan frekuensi Radio sekitar 100 kilo Hertz sampai 100 Giga Hertz.

Rangkaian Osilator ini banyak digunakan pada perangkat Elektronika, diantaranya Pemancar Radio, Jam, Pemancar Televisi, Beeper, maupun Konsol Video Games.

Baca Juga :  Teknologi TV QLED, Inovasi Terbaru Teknologi Televisi

Prinsip Kerja

Suatu Rangkaian Osicilator yang sederhana memiliki Dua bagian utama, yakni Penguat atau Amplifier dan suatu Umpan Balik atau Feedback. Pada dasarnya, sebuah Osilator membutuhkan sinyal kecil yang berasal dari sebuah Penguat itu sendiri.

Osilasi akan terjadi apabila, Amplifier ditambahkan suatu arus listrik untuk menghasilkan sinyal kecil. Sinyal kecil inilah yang akan menjadi umpan balik ke Amplifier, sehingga apabila keluaran Amplifier sama dengan fasa dari sinyal umpan balik itu. Maka terjadilah Osilasi.

Itulah beberapa informasi mengenai prinsip kerja dan pengelompokannya, semoga bermanfaat dan menambah ilmu elektronika kita.

Baca Juga :  Sejarah Antena
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *