Prinsip dasar sistem Dynamic Position di kapalAbi Blog

Prinsip dasar sistem Dynamic Position di kapal

Dynamic Position merupakan teknologi baru untuk kapal terutama kapal suplai, pada dasarnya teknologi ini bekerja untuk mempertahankan posisi sebuah kapal, termasuk didalamnya titik koordinat dan arah yang secara otomatis bertahan.
 
Sebuah kapal yang bergerak di tengah laut tentunya akan terkena beberapa efek alam misalnya kekuatan angin, pergerakan gelombang laut dan arus air laut yang terus bergerak dan variasi.
 
Pengaruh keadaan alam seperti diatas akan mempengaruhi beberapa hal pada kapal misalnya perubahan posisi koordinat, kecepatan bergerak yang terbaca melalui referensi standar sebuah kapal yaitu sistem referensi posisi, gyrocompass dan sensor referensi vertikal.
 
Sistem referensi bacaan yang dilihat melalui roll dan pitch menggunakan hasil pembacaan dari sensor referensi vertikal. Kecepatan dan arah angin diukur dengan sensor arah angin (wind sensor).
 
Prinsip dasar sistem Dynamic Position di kapal
Prinsip dasar sistem Dynamic Position di kapal

Teknologi Dynamic Position mengkonfigurasi dan menghitung pembacaan-pembacaan diatas dan memberikan perintah pengontrol  ke mesin pendorong untuk tetap mempertahankan posisi tetap pada titik yang telah ditentukan.

Tentunya menggunakan perhitungan yang cukup rumit memadukan berbagai unsur masukan dari sensor-sensor dan memerintahkan kembali setelah melakukan perhitungan.
Sistem ini sekaligus membuat perhitungan cermat terhadap antisipasi kegagalan pada sistem pendorong, meminimalkan penggunaan bahan bakar dan memantau keausan pada peralatan propulsi.
 
Beberapa peralatan yang perlu ditambahkan dalam sistem Dynamic Position antara lain adalah:

1. Dynamic Position Operator stations

Ini merupakan pusat dari perintah dari operator DP. Banyak jenis interface operator station menurut produsen masing-masing.

2. UPS (Uninterruptible Power Supply)

UPS berguna untuk mempertahankan catu daya ke semua sistem Dynamic Position, hal ini penting karena dengan memisahkan atau menggunakan UPStersendiri memastikan unit sistem DP akan terus dapat bekerja apapun situasinya, misalnya terjadi blackout dikapal. Terutama untuk mempertahankan parameter yang telah dibuat pada sistem.

3. Distribusi 24VDC

Merupakan tegangan catu pokok untuk unit elektronika pada operator station, display operating, dan pada CPU pengolah data dari sensor.

4. DP Central I/O cabinet

Bagian yang mengontrol semua sistem secara otomatis, beberapa parameter setting ditanamkan didalamnya. Bagian ini merupakan pengolah bacaan dari berbagai sumber, misalnya Wind Sensor, Gyro Compass, GPS dan lain lain , serta memberikan kontrol terhadap sistem mesin pendorong atau motor pendorong pada saat-saat tertentu termasuk pengaturan terhadap solenoid dalam sistem hidrolik di Bow Thruster.

5. DGPS (Differential Global Positioning System)

DGPS adalah pembaca koordinat titik kapal secara global dan poin perubahan titik yang terjadi, hasil dari pembacaan dari DGPS merupakan signal masukan untuk DP Central.

6. Wind Display dan Wind Sensor

Ini salah satu bacaan yang diperlukan oleh DP central yaitu arah dan kecepatan angin yang mengenai permukaan kapal akan menjadi pertimbangan perhitungan kekuatan bagi mesin pendorong dengan kontrol penuh dari DP System di DP central.

7.  MRU (Motion reference Unit)

Adalah alat untuk membaca gerak, dari keadaan di laut. MRU mempunyai akurasi yang tinggi terhadap semua gerakan yang terjadi di kapal. Hasil dari pembacaan MRU akan menjadi pertimbangan bagi perhitungan yang dilakukan oleh DP Central.

8. Gyro Compass

Gyro Compass adalah merupakan sejenis kompas non magnetik yang secara otomatis akan menemukan titik geografis. Hasil pembacaan dari alat ini juga akan menjadi pertimbangan dalam perhitungan di dalam Dynamic Positioning Central.
 
Dynamic Position sebuah kapal sangat diperlukan terutama untuk kapal jenis suplai yang sering digunakan untuk posisi tetap di dekat platform ditengah laut yang banyak mendapatkan pengaruh dari keadaan laut disekitar.
 
Ombak besar, angin kuat dengan kecepatan yang tidak tetap serta kekuatan arus permukaan maupun dasar laut akan merubah posisi kapal . Maka dibuatlah teknologi Dynamic position sebagai solusi mengatasi masalah tersebut.
tomtop.com INT
Loading...
loading...

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *