Begini Ternyata Prinsip Kerja Mesin Penggerak Utama Kapal

Prinsip kerja mesin penggerak utama kapal sangat penting untuk diketahui. Apalagi kamu seorang yang suka menggunakan jasa kapal sebagai modal transportasi.

Sewaktu kecil, saya pernah berpikir soal kapal yang berukuran besar yang dapat mengapung di lautan yang memiliki ombak dan gelombang yang tinggi dan besar. Nah, berkat pertanyaan masa kecil, saya akan mengajakmu ke pembahasan yang lebih masuk akal.

Baca Juga :  Solenoid Valve
Prinsip Kerja Mesin Penggerak Utama Kapal
Prinsip Kerja Mesin Penggerak Utama Kapal

Prinsip Kerja Mesin Penggerak Utama Kapal

Mesin Diesel sebagai Penggerak Kapal

Prinsip kerja mesin penggerak utama kapal terdiri atas beberapa alat yang saling terikat atau tidak dapat terpisahkan. Keberadaan alat tersebut selain membantu kapal untuk tetap mengapung di lautan, juga membantu nakhoda untuk mengendalikannya.

Salah satu alat yang berperan dalam menggerakkan kapal adalah mesin diesel. Pengertiannya, mesin diesel merupakan pesawat yang melakukan pembakaran di dalam mesin itu sendiri.

Prinsip Kerja Mesin Diesel

Nah, kira-kira faktor atau prinsip kerja apa yang menyebabkan kapal bisa mengapung di lautan? Ini dia, akan saya ulas di bawah ini.

Langkah pertama

Yaitu Langkah Hisap (suction stroke): piston bergerak turun dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah), Intake Valve akan terbuka untuk menghisap udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran (cylinder).

Langkah kedua

Yaitu Langkah Kompresi (compression stroke): piston akan bergerak naik dari TMB (Titik Mati Bawah) ke TMA (Titik Mati Atas), Intake Valve dan Exhaust Valve akan tertutup, lalu udara di dalam ruang pembakaran dimampatkan hingga mencapai tekanan tertentu.

Langkah ketiga

Yaitu Langkah Usaha (expansion stroke): terjadi pembakaran atau ledakan dari proses kompresi udara dan pengabutan bahan bakar di ruang pembakaran, sehingga piston akan bergerak Turun dari TMA (Titik Mati Atas) ke TMB (Titik Mati Bawah), Intake Valve dan Exhaust Valve yang masih tertutup.

Karena di dalam silinder akan mencapai suhu tinggi di akhir langkah kompresi bahan bakar yang dikabutkan melalui pengabut yang secara otomatis akan menyala dan terbakar. Pembakaran akan menciptakan tekanan dan suhu di dalam silinder akan mendongkrak torak ke bawah yang menghasilkan mekanisme luar.

Langkah keempat

Yaitu Langkah Buang (exhaust stroke): piston akan bergerak naik ke TMB (Titik Mati Bawah) ke TMA (Titik Mati Atas), Exhaust Valve akan terbuka, sedangkan Intake Valve tertutup.

Katup hisap tertutup sehingga gas bakar di dalam silinder akan terbuang keluar melalui katub pembuangan.

Semoga informasi tentang prinsip kerja mesin penggerak utama kapal dapat memberikan jawaban atas pertanyaanmu. Semoga bermanfaat dan selamat beraktivitas.

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *