Rangkaian pendeteksi ketinggian air

Rangkaian pendeteksi ketinggian air
Rangkaian pendeteksi ketinggian air

Rangkaian pendeteksi ketinggian air

Tentang Rangkaian

Rangkaian pendeteksi ketinggian air adalah rangkaian elektronika yang berfungsi untuk mendeteksi tingkat ketinggian air yang mana pada level tertentu akan menghidupkan pompa air secara otomatis.

Sehingga dengan bantuan alat ini anda tidak perlu sibuk untuk menyalakan atau mematikan pompa air pada saat penampungan penuh ataupun kosong. Mungkin kalau hanya untuk keperluan rumah tangga skala kecil, rangkaian level air ini tidak terlalu berguna.

Tetapi jika untuk keperluan yang lebih besar seperti industri rumah tangga dan pabrik-pabrik skala besar maka alat ini akan menjamin ketersediaan supply air kapanpun dibutuhkan. Hal ini karena bak penampungan ataupun tedmont akan selalu berada pada posisi yang selalu tersedia air.

Prinsip Kerja

Prinsip kerja dari rangkaian level air ini cukup sederhana yakni mengkondisikan supaya air selalu tersedia didalam bak penampungan dengan menyalakan pompa pada saat air akan habis dan mematikan pompa pada saat bak penampungan telah penuh.

Tugas untuk mengetahui posisi air di dalam penampungan adalah dilakukan oleh 4 buah kawat level sebagai sensor. Ke-empat kawat tersebut diposisikan bertingkat dari yang berada mendekati dasar penampungan hingga pada posisi teratas.

Rangkaian pendeteksi ketinggian air sirkuit
Sirkuit

Komponen

Komponen yang dibutuhkan untuk rangkaian level air atau pompa air otomatis

1. Resistor :

  • R1 : 100K
  • R2 : 100K
  • R3 : 100K
  • R4 : 2,2K
  • R5 : 2,2K
  • R6 : 2,2K
  • R7 : 10K
  • R8 : 100K
  • R9 : 1 K
  • R10 : 10K
  • R11 : 220 Ohm
  • R12 : 220 Ohm
  • R13 : 4,7 K

2. Kapasitor :

  • C1 : 0,01 uf
  • C2 : 100 uf

3. Transistor :

  • Q1 sd Q4 : BC 546
  • Q5 & Q6 : PN 2222

4. Dioda :

  • D4 : IN4007
  • Led : D1 sd D4

5. Integrated Circuit

  • IC NE555

6. Relay 9 volt

7. Pompa Air

Rangkaian pendeteksi ketinggian air Sensor
Sensor

Catatan :

  1. Power Supply yang digunakan adalah DC 12 Volt
  2. Probe dibuat dengan menggunakan 4 utas kawat ( kawat : A, B, C dan D )
  3. Pompa air sesuai kebutuhan
  4. Relay 9v atau 12v yang digunakan hendaknya mempunyai dispasi daya yang cukup untuk mensaklarkan besarnya arus motor listrik jala2 PLN 220 Vac.
Loading...
loading...
Dua tab berikut mengubah konten di bawah ini.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Artikel Terakhir Dari Abi Royen (lihat semua)

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *