Resistor, jenis, fungsi dan karakternya

Resistor/hambatan/tahanan

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya
Resistor yang juga disebut hambatan listrik berfungsi untuk mengendalikan arus listrik yang lewat pada rangkaian elektronika, dan juga mengendalikan tegangan listrik.

Resistor dibagi menjadi dua yaitu:

1. Resistor statis/ tetap, resistor tetap adalah resitor yang nilainya tidak berubah-ubah.
2. Resistor Variabel ( Variable Resistor), adalah jenis resistor yang nilainya berubah- ubah sesuai rentang / range jangkauan kemampuan resistor tersebut.
Kedua jenis resistor tersebut diatas akan saya jelaskan lebih lengkap sebagai berikut

1. Resistor statis/ tetap

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya
Nilai dari resistor statis telah ditentukan pada waktu pembuatannya dengan di wakili oleh cincin warna yang berjumlah 4 atau 5 buah. Cincin-cincin ini sebagai kode nilai resistansi/ hambatan, jadi warna cincin-cincin resistor akan berbeda pada tiap ukurannya.




a. Cara membaca nilai resistor dari warna cincin-cincin resistor secara manual/ menggunakan tabel warna resistor.

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya

Berikut ini salah satu contoh pembacaan warna pada cincin-cincin resistor:
– Jingga-jingga-coklat-emas adalah 330 ohm 5%
– Hijau-merah-biru-perak adalah 5.600 ohm atau 5,6kohm atau 5K6 10%
Kuning-merah-emas-perak adalah 0,42 ohm





b. Cara membaca nilai resistor dengan menggunakan software.

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya
Nama software untuk menghitung nilai resistor adalah Resistor Color Code v2
Keterangan:
 A: Opsi pemilihan jumlah cincin pada resistor yang akan dibaca nilainya.
 B: Nilai hambatan total resistor dengan nilai toleransinya,
 C: Pemilihan nilai pada cincin-cincin resistor



2. Potensiometer

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya
Potensiometer memiliki tiga terminal. Jika ketiga terminal digunakan potensimeter berfungsi sebagai rangkaian pembagi tegangan. Tapi jika hanya dua kaki yang digunakan makan potensiometer berfungsi sebagai resistor/hambatan
Potensiometer merupakan transduser mekanik sederhana. Sering digunakan pada radio, pengeras suara, equalizer dll. Lebih sering sebagai pengatur volume suara dan pemilih frekwensi suara.





Jenis- jenis potensiomter antara lai adalah:

1. Trimmer Potensiometer (Trimpot/ Single Turn)

Baca Juga :  Faktor yang mempengaruhi nilai tahanan resistor
Resistor, jenis, fungsi dan karakternya

Seperti potensimeter biasa trimmer potensiometer juga memiliki tiga kaki/terminal. Secara fungsi juga sama yaitu jika ketiga kaki/terminal yang digunakan maka trimpot berfungsi sebagai rangkaian pembagi tegangan, sedangkan kalau hanya dua kaki saja maka trimpot berfungsi sebagai variabel resistor.

2. Multiturn

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya
Sama seperti potensiometer dengan tiga terminal, namun tidak memiliki batas putaran pada kedua rah.
Jika ketiga terminal digunakan maka multiturn berfungsi sebagai pembagi tegangan, jika hanya dua yang digunakan maka multiturn berfungsi sebagai variabel resistor.
Nilai resistansi multiturn dapat diubah dengan menggunakan obeng.






3. Negative Temperature Coefficient (NTC)

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya

Nilai dari resistansi jenis ini berubah-ubah sesuai dengan suhu panas yang mengenai permukaannya. Semakin panas maka nilai resistansinya akan semakin kecil dan sebaliknya semakin dingin maka nilai resistansinya akan semakin besar.

4. Positiove Temperatur Coefficient (PTC)

Resistor, jenis, fungsi dan karakternya

Nilai tahanan/resistansi dari PTC berubah sesuai suhu yang menyentuhnya. Jika suhu panas maka nilai resistansinya akan semakin besar sebaliknya jika suhu semakin dingin mak nilai tahanannya ( resistansinya) akan semakin kecil.

Baca Juga :  Proses dasar Kapasitor
Loading...
loading...
4 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *