Saklar Statis Tegangan AC 1 PhaseAbi Blog

Saklar Statis Tegangan AC 1 Phase

Pemahaman Saklar Statis

Saklar statis adalah saklar elektronika yang tidak membutuhkan komponen mekanis untuk melakukan kontak. Untuk menghubungkan antara input dan output, saklar statis tidak perlu melakukan gerakan mekanis seperti yang terjadi pada saklar manual atau sejenis kontak relay.

Beberapa komponen yang bisa digunakan sebagai saklar statis adalah : Transistor, Thyristor, Reaktor Saturable, SCR.

Keuntungan pemakaian Saklar Statis

Keuntungan dari pemakaian Saklar statis adalah :

  1. Kecepatan kontak pensaklaran yang tinggi.
  2. Tidak ada bagian yang bergerak (secara mekanis).
  3. Tidak terhubung kembali saat kondisi tertutup.

Klasifikasi Saklar Statis

Saklar statis dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

1. Tegangan AC, yang terdiri dari :

  • Tegangan AC 1 phase.
  • Tegangan AC 3 phase.

2. Tegangan DC.

Pada saklar statis tegangan AC menggunakan Thyristor, kecepatan kontak pensaklaran ditentukan oleh frekuensi dan waktu turn-off dari thyristor, sedangkan pada saklar statis tegangan DC, kecepatan kontak pensaklaran tergantung pada siklus komutasi dan waktu turn-off thyristor secara cepat.

Saklar Statis Tegangan A

Tegangan AC 1 Phase

Prinsip kerja dari saklar statis AC 1 phase adalah penggabungan dua buah komponen thyristor yang dihubungkan secara terbalik paralel. Lihat gambar dibawah ini :

Baca Juga :  Rumus Dasar Rangkaian Pembagi Arus

Rangkaian Sederhana Saklar Statis

Thyristor T1 dinyalakan pada saat ω = 0 dan thyristor T2 dinyalakan pada saat ω = π, hasil tegangan pada output adalah sama dengan tegangan input-nya. Bentuk gelombang pada tegangan input, arus output, tegangan output, arus output ditunjukkan seperti pada gambar berikut :

Bentuk gelombang pada tegangan input, arus output, tegangan output, arus output
Bentuk gelombang pada tegangan input, arus output, tegangan output, arus output

Karena adanya beban induktif, pada thyristor T1 dinyalakan saat arus melewati beban nol selama waktu ½ siklus positif dari tegangan input, sementara thyristor T2 menyala pada saat arus melalui beban nol selama ½ siklus negatif dari tegangan input.

Pulse penyalaan pada T1 dan T2 ditunjukkan seperti pada gambar dibawah ini:

Pulse penyalaan pada T1 dan T2
Pulse penyalaan pada T1 dan T2

Untuk penggunaan komponen TRIAC sebagai pengganti Thyristor, penyalaan T1 dan T2  ditunjukkan pada gambar berikut:

Baca Juga :  Apakah Arduino Microcontroller, pemahaman dasar
Penyalaan T1 dan T2 TRIAD
Penyalaan T1 dan T2 TRIAD

Jika arus sesaat adalah i(t) = Im sin ωt, maka arus RMS adalah :

IS = [(2/2π)πʃ I2 sin ωtd (ωt)]1/2

IS = Im / √2

Karena setiap thyristor hanya membawa arus sebesar 1 ½ siklus, maka arus rata – rata tiap thyristor adalah :

Iav = (1 / 2π)πʃ Im sin ωtd (ωt)

Iav = Im / π

Sementara arus RMS disetiap thyristor adalah:

Irms = [(1 / 2π)πʃ Im sin ωtd (ωt)]1/2

Irms = Im / 2

Pada gambar dibawah ini adalah perubahan dari gambar rangkaian sederhana saklar statis dimana dua buah komponen thyristor memiliki katoda bersama dan gerbang sinyal mempunyai terminal bersama.

Dua buah komponen thyristor memiliki katoda bersama
Dua buah komponen thyristor memiliki katoda bersama

Thyristor T1 dan Dioda D1 konduksi pada ½ siklus dan thyristor T2 dan D2 konduksi pada ½ siklus lainnya.

Penyearah dioda jembatan (bridge) dan thyristor T1 ditunjukkan pada gambar dibawah ini :

Penyearah dioda jembatan (bridge)
Penyearah dioda jembatan (bridge)

Pada gambar diatas menunjukkan fungsi yang sama seperti pada gambar rangkaian sederhana saklar statik. Arus yang melalui beban adalah arus AC dan yang melewati Thyristor adalah arus DC. Transistor bisa digantikan pada T1. Rangkaian yang terdiri dari Transistor atau thyristor dan penyearah disebut sebagai rangkaian bidirectional.

Selanjutnya pada postingan berikutnya : Saklar Statik Tegangan AC 3 Phase

Baca Juga :  Mengenal Teknologi Remote Fuel Level Monitoring
Loading...
loading...
The following two tabs change content below.
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *