Standard Operating Mekanikal Pedoman Tujuan ElemenAbi Blog

Standard Operating Mekanikal

Tujuan Standard Operating mekanikal

Adapun beberapa tujuan adanya Standard Operating mekanikal antara lain adalah :

  1. Operating prosedure mekanikal untuk memberikan panduan mendasar dalam pelaksanaan perawatan Instalasi Mekanik di Gedung.
  2. Untuk memberikan pemahaman yang sama dalam menyelesaikan permasalahan yang muncul selama masa pemakaian semua peralatan yang berhubungan dengan Instalasi Mekanikal Gedung.
  3. Untuk memberikan pedoman dasar dalam meng-aplikasikan beberapa kemungkinan Instalasi Mekanik tambahan di gedung.
  4. Penambahan instalasi disesuaikan dengan persyaratan kemampuan instalasi yang telah terpasang. Kecuali adanya penambahan instalasi baru yang terpisah dari instalasi existing.
Standard Operating Mekanikal
Standard Operating Mekanikal

Perawatan rutin

  • Perawatan rutin dilakukan secara berkala, sesuai dengan panduan manual masing masing komponen makanikal terpasang.

Perbaikan

  • Perbaikan dilakukan terhadap instalasi mekanik yang rusak.
  • Perbaikan dilakukan terhadap sistem yang tidak bekerja sesuai yang ditetapkan.

Perencanaan dan persiapan pemeliharaan

  1. Memastikan instruksi yang diterima dapat dilaksanakan.
  2. Persiapan gambar satu garis instalasi mekanik dan dokumen pemasangan yang sesuai dengan point standar operating prosedur.
  3. Rencana kerja di susun dengan tepat dan akurat agar terlaksana sesuai dengan point standar operating prosedur.
  4. Persiapan alat kerja, alat pendukung kerja yang sesuai dengan point pekerjaan yang akan dilakukan.
  5. Persiapan K3 sesuai standar yang berlaku.

Pemeliharaan dan perbaikan instalasi listrik

  1. Penyambungan dan terminasi materi mekanik dengan bagian lain diperiksa sesuai gambar dan dokumen pemasangan, Pemasangan peralatan sesuai instruksi manual peralatan yang diperbaiki dengan acuan point standar operating prosedur,
  2. Perlengkapan utama dan pelengkap diperiksa kelayakan-nya sesuai dokumen dan point Standar Operating Prosedur,
  3. Pemberian tekanan pada instalasi mekanikal tertentu dilaksanakan sesuai point Standar Operating Prosedur.

Memeriksa pemeliharaan dan perbaikan

  1. Penyimpangan nilai operasi yang terjadi di identifikasi.
  2. Penyimpangan yang terjadi ditetapkan alternatif pemecahannya dan dirujukkan pada gambar satu garis pemasangan dengan panduan point Standar Operating Prosedur.
  3. Pembuatan laporan sangat diperlukan untuk meng identifikasi kesalahan pada pekerjaan perbaikan dan perawatan lanjutan.
  4. Berita acara pemeliharaan dan perbaikan dibuat untuk pertanggungjawaban penanganan sesuai standar yang berlaku di gedung.

Elemen Mekanikal Gedung

  • Instalasi Tata Udara.
  • Instalasi Pemadam Kebakaran.
  • Instalasi Air Hujan.
  • Instalasi Air Bekas.
  • Instalasi air kotor.
  • Instalasi Vent.
  • Instalasi Air Bersih.

Buat Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *