Tekanan Statis HVAC

Diposting pada

Pengertian Tekanan Statis pada HVAC

Tekanan statis HVAC adalah tingkat hambatan aliran udara yang bergerak di sepanjang saluran sistem HVAC, atau jumlah tekanan yang dibutuhkan dari kipas / fan penggerak udara di sepanjang saluran / instalasi ducting.

Perhitungan Tekanan Statis HVAC

Perhitungan tekanan statis pada HVAC ini erat hubungannya untuk menentukan posisi fan / kipas dan konsumsi daya yang dibutuhkan.

Jenis Sistem Pendingin Udara

Banyak jenis sistem pendingin udara yang kita kenal, termasuk didalamnya adalah AHU ( Air Handling Unit) dan RTU ( Roof Top Unit). Kedua sistem pendingin ini dirancang untuk menghasilkan kinerja khususnya hal aliran udara dan kecepatan aliran.

Pertimbangan Perancangan Saluran Pendingin Udara

Penting, agar sistem HVAC bekerja secara optimal, dibutuhkan peralatan yang memiliki kemampuan yang tepat dengan saluran instalasi pendingin udara. Dalam hal ini adalah kemampuan untuk menangani dan mengatasi tekanan statis untuk sepanjang lini saluran.

Pertimbangan lainnya tentunya masalah biaya operasional, pemeliharaan, kebisingan dan juga getaran.

Tekanan Statis HVAC
Tekanan Statis HVAC

Perancangan Sistem Saluran Pendingin Udara

Untuk merancang sistem saluran udara pendingin, pertimbangan pertama adalah jumlah beban panas kemudian pertimbangan standar ASRAE.

Kemudian penempatan outlet udara, kipas dan peralatan pendingin.

Beberapa pertimbangan diatas menghasilkan rute saluran udara.

Penentuan rute saluran biasanya mengalami konflik dengan sistem lain di suatu bangunan, misalnya dengan sistem hydrant, sprinkler, plumbing, penerangan dll. Dalam kasus ini dibutuhkan perancangan rute yang terkoordinir dengan pekerjaan atau sistem lain.

Untuk hasil perancangan saluran pendingin udara terbaik, beberapa hal ini bisa menjadi pertimbangan.

  1. Meminimalkan saluran, hal ini berpengaruh terhadap daya kipas yang dibutuhkan. Dan tentunya akan berpengaruh kepada biaya operasional gedung.
  2. Hindari belokan tajam pada saluran, jikja terpaksa siapkan penambahan kipas / fan pada titik-titik tertentu.
  3. Minimalkan getaran dan kebisingan, ini hubungannya dengan penghuni gedung. Selain itu getaran juga bisa menyebabkan peralatan cepat rusak.
  4. Merancang desain hemat biaya, tetap memaksimalkan kinerja, penghematan daya, penghematan ruang dan material.

Klasifikasi saluran pendingin udara

Ada tiga jenis saluran pendingin udara berdasarkan tekanan statis, yaitu:

  • Sistem tekanan rendah, memiliki tekanan statis hingga 2 in. Wg,
  • Sistem tekanan menengah, memiliki tekanan statis antara 2 hingga 6 in. Wg,
  • Sistem tekanan tinggi, memiliki tekanan statis lebih dari 6 in. Wg.

Tekanan Statis HVAC

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.