Teknologi sensing tekanan (pressure sensing)

Pada dasarnya jenis sensor tekanan analog terdiri dari dua kategori, yaitu:

  1. Force Colector

Ini salah satu jenis sensor tekanan elektronika yang menggunakan kekuatan kolektor (seperti diafragma, piston, tabung bourdon, atau bellow) untuk mengukur regangan (defleksi) karena gaya yang diterapkan berupa tekanan pada area sensing.

a. Piezoresistive Strain Gauge

Jenis teknologi umum yang digunakan adalah silikon (monocrystalline), polysilicon thin film, bonded mtal foil, thick film, sputtered thin film.

Dengan metode wheatstone bridge antara alat pengukur regangan untuk memaksimalkan output dari sensor. Jenis ini paling sering atau umum digunakan karena cocok dalam pengukuran absolut, gauge, vakum dan tekanan diferensial.

Baca Juga :  Kesulitan perbaikan Panel Kontrol Bow Thruster dari Marol

b. Kapasitif

Dengan metode diafragma dan tekanan rongga untuk membuat sebuah variabel kapasitor untuk mendeteksi regangan yang disebabkan oleh tekanan yang diberikan dipermukaan sensor pengukuran.

Jenis teknologi yang umum digunakan adalah menggunakan logam, keramik, dan silikon. Sering digunakan untuk pembacaan tekanan rendah (absolut, diferensial, dan gauge).

c. Elektromagnetik

Dengan metode perubahan induktansi (relaktansi) melalui diafragma, LVDT, hall effect atau dengan prinsip eddy current.

d. Piezoelektrik

Dengan menggunakan efek piezoelektrik dalam materi-materi tertentu seperti misalnya kuarsa untuk mengukur tingkat regangan pada mekanisme penginderaan yang disebabkan oleh tekanan. Sering digunakan untuk pengukuran tekanan yang sangat dinamis.

Baca Juga :  Pengertian Thermo Hygrometer dan Kegunaannya

e. Optik

Dengan metode perubahan fisik serat optik untuk mendeteksi regangan karena tekanan yang diterapkan. Sebuah contoh umum dari jenis ini penggunaan Fiber Bragg Grating.

Sering digunakan dalam aplikasi yang menantang dimana pengukuran mungkin memiliki rentang  sangat jauh , dibawah suhu yang tinggi, atau penggunaan teknologi inherently immune untuk interferensi elektromagnetik.

Baca Juga :  Jenis level sensor

f. Potensiometri

Dengan metode deteksi gerak wiper di sepanjang mekanisme resistif dengan mendeteksi tingkat strain yang diakibatkan oleh tekanan.

Pressure sensing
Pressure sensing
  1. Tipe lain

Jenis sensor tekanan elektronika yang menggunakan properti lain (seperti densitas/kepadatan) untuk menyimpulkan tekanan gas atau cairan.

a. Resonan

Dengan metode perubahan frekuensi resonansi di dalam mekanisme penginderaan/sensing untuk mengukur tingkat stres / regangan atau perubahan densitas gas yang disebabkan oleh tekanan yang diterapkan.

Teknologi ini dapat digunakan dalam hubungannya dengan force colector (seperti kategori diatas). Atau digunakan untuk mengekspos elemen beresonansi tersendiri terhadap media, dimana frekuensi resonansi tergantung kepada kepadatan media yang di sensing.

Misalnya dengan metode penggunaan vibrating wire, vibrating cylinder, quartz/kuarsa, silicon MEMS.

b. Panas

Dengen metode pembacaan perubahan konduktivitas termal (thermal conductivity) gas karena densitas untuk mengetahui tekanan. Salah satu contoh penmerapannya pada alat ukur Pirani Gauge.

c. Ionisasi

Dengan membaca aliran partikel bermuatan gas (ion) yang bervariasi karena perubahan densitas untuk mengukur tekanan. Contoh umum adalah Hot and Cold Cathode gages.

d. Lainnya

Beberapa yang dapat menjadi metode pembacaan tekanan yang lain adalah tekanan dari perubahan densitas karena pengaruh dari kecepatan suara, massa, indeks bias.

Selanjutnya baca Aplikasi sensor tekanan pada sistem

Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *