Trafo Inti Udara

Diposting pada

Pengertian Trafo Inti Udara

Trafo Inti Udara

Jika arus bolak-balik dimasukkan ke gulungan / lilitan / koil, maka medan magnet bolak-balik akan muncul disekitar gulungan tersebut. Jika kita memasukkan gulungan lain ke dalam area medan magnet tersebut, maka ggl induksi bolak-balik akan melintasi giulungan tersebut (gulungan kedua) sesui dengan hokum Faraday tentang induksi elektromagnetik.

GGL yang diinduksi di gulungan kedua dapat digunakan untuk mangangkat suatu beban. Seperti contohnya fluks yang dihubungkan ke kedua gulungan melalui udara, sehingga cara ini disebut sebagai trafo inti udara.

Gulungan pertama disebut sebagai gulungan primer, sedangkan gulungan kedua disebut sebagai gulungan sekunder. Trafo arus dan trafo potensial merupakan kebutuhan di dalam menyediakan tegangan dan arus lebih rendah dari yang tersedia.

Konstruksi Trafo Inti Udara

Terdiri dari gulungan kawat tembaga terpisah, dililit pada tabung atau kardus dll. Ada dua bentuk utama dari trafo inti udara, yaitu bentuk silinder dan bentuk toroidal.

Trafo inti udara bentuk silinder

Terdiri dari bagian kabel tembaga berisolasi yang dililit pada struktur silinder non logam. Bentuk rongga non logam ini memberi kemudahan mekanis dalam membuat lilitan.

Gulungan tembaga yang melilit pada silinder diberi keluaran pada titik-titik tertentu yang berbeda, sesuai keperluan. Masukan sekunder masuk ke lilitan ini, kadang ditambahkan kapasitor yang dihubungkan ke lilitan untuk mempertahankan resonansi konstan pada rangkaian tuning.

Fluks mengalir melalui udara yang mengelilingi lilitan / kumparan di dalam srongga silinder, untuk mencocokkan impedansi yang tepat, kadang lilitan pelindung melingkar mengelilingi lilitan utama. Lilitan pelindung ini selanjutnya dihubungkan dengan penerima antenna atau terhubung ke grounding dengan benar.

Trafo inti udara bentuk toroidal

Terdiri dari kabel tembaga terisolasi yang dililit pada cincin plastic keras atau benda non logam. Kawat dililit secara melingkar di sekeliling cincin.

Jenis trafo ini hanya digunakan untuk frekuensi sangat tinggi, dua lilitan yang terpisah untuk memisahkan antara gulungan primer dan gulungan sekunder.

Efek dari kopling diminimalkan pada trafo inti udara toroidal. Rasio primer terhadap sekunder bervariasi tergantung pada rentang frekuensi dan jenis operasi.

Loading...
loading...
Baca Juga :  Mengenal Rangkaian Elektronika
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.