Viskositas Absolut / Mutlak dan Kinematis

Bagaimana merubah antara Centistokes (cSt), centipoises (cP), Saybolt Seconds Universal (SSU) dan Derajat Engler , Viskositas Absolut, Viskositas Dinamis.

Pemahaman tentang Viskositas

Kita perlu memahami istilah viskositas.

Viskositas adalah nilai ketahanan cairan (fluida) terhadap deformasi (perubahan bentuk) yang terjadi karena tegangan geser atau deformasi sudut (angular deformation). Dipengaruhi oleh gaya kohesi di antara molekul ketika terjadi pergesekan satu dengan yang lain.

Baca Juga :  Flowmeter Elektromagnetik dari flotech

Pemahaman tentang viskositas sangat penting dalam langkah menganalisa perilaku zat cair atau gerakan fluida.

Viskositas Absolut Mutlak dan Kinematis
Viskositas Absolut Mutlak dan Kinematis

Viskositas Absolut dan Dinamis

  1. Dinamis (mutlak / absolut)
  2. Kinematis.

Dibawah akan kita bahas satu persatu dari dua macam jenis viskositas diatas.

Viskositas Dinamis (mutlak / absolut)

Viskositas absolut (koefisien viskositas mutlak) adalah ukuran resistensi ineternal. Viskositas dinamis adalah gaya tangensial per satuan luas yang dibutuhkan untuk memindahkan suatu bidang horisontal terhadap lainnya, dalam unit velositas (velocity), ketika mempertahankan jarak dalam cairan.

Menurut Newton, bahwa tegangan geser dalam suatu cairan sebanding dengan laju perubahan kecepatan normal aliran, laju kecepatan ini disebut sebagai gradien kecepatan.

Rumus viskositas dinamis

T = µ (dc / dy)

Dimana:

  • T = Tegangan geser (N/m2)
  • µ = Viskositas dinamis (Ns/m2)
  • dc = satuan kecepatan (m/s)
  • dy = satuan jarak antara (m).

Rumus diatas disebut sebagai hukum Newton.

Dalam sistem SI satuan viskositas dinamis Ns/m2, Pa s atau kg/(ms), dimana:

1Pa s = 1Ns/m2 = 1kg/(ms)

Jika dinyatakan dalam metrik sistem CGS (centimeter, gram, seconds / detik) yaitu: g/(cm s), dyne s/cm2 atau centipoise (cP), maka:

1 centipoise = 1dyne s/cm2 = 1g/(cm s) = 1/10 Pa s = 1/10 Ns/m2

Untuk pemakaian poise akan menghasilkan angka yang terlalu besar sehingga sering dibagi 100 yaitu dalam centipoise (cP), menjadi:

1P = 100cP

1cP = 0,01 poise = 0,01g/(cm s) = 0,001Pascal = 1miliPascal = 0,001Ns/m2

Air pada suhu 20,2C (68,4F) memiliki viskositas mutlak 1 centipoise.

Zat-zat yang lainnya silahkan baca tabel:

Zat Viskositas absolut
Udara 1,983 x 10-5
Air 1 x 10-3
Minyak zaitun 1 x 10-1
Gliserin 1 x 10
Madu cair 1 x 101
Emas cair 1 x 102
Kaca 1 x 1040

Viskositas kinematis

Viskositas kinematis adalah rasio antara viskositas absolut untuk kepadatan (densitas) dengan jumlah dimana tidak ada kekuatan yang terlibat. Dihitung dengan membagi viskositas absolut cairan dengan densitas massa cairan.

v = µ/ᵨ

Dimana:

  • v = viskositas kinematis (m2/s)
  • µ = viskositas absolut / dinamis (Ns/m2)
  • ᵨ = densitas (kg/m3).

Dalam sistem SI satuan viskositas kinematis adalah m2/s atau Stoke (St), dimana:

1St (Stoke) = 10-4m2/s = 1cm2/s

Karena Stoke adalah satuan unit yang besar maka perlu di bagi 100, agar menjadi unit yang lebih kecil, yaitu: centiStoke (cSt), maka akan berubah :

1St = 100cSt

1cSt = 10-6m2/s = 1mm2/s

Berat jenis air pada suhu 20,2C (68,4F) adalah hampir satu dan viskositas kinematik air pada suhu 20,2C (68,4F) adalah praktis 1,0mm2/s (cSt). Yang lebih tepat, viskositas kinematis untuk air pada 20,2C (68,4F) adalah mm2/s (cSt).

Contoh konversi dari viskositas mutlak ke viskositas kinematik dalam satuan imperial adalah:

v = 6,7197 10-4 µ / y

Dimana:

  • v = viskositas kinematik (ft2/s)
  • µ = viskositas absolut / dinamis (cP)
  • y = berat spesifik (lb/ft3).

Viskositas dan referensi suhu

Tingkat viskositas cairan sangat tergantung kepada suhu, sehingga untuk viskositas dinamis atau kinematik akan menjadi penting. Dalam ISO 8217 tentang referensi suhu untuk cairan adalah 100C, dan untuk cairan destilat adalah 40C.

Kesimpulan:

– Untuk cairan atau fluida, viskositas kinematik menurun pada suhu yang semakin tinggi.

– Untuk gas, viskositas meningkat pada suhu yang semakin tinggi.

Selanjutnya Satuan Viskositas selain Absolut / Mutlak dan Dinamis

Loading...
loading...
5 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.