White Day

White Day

    Pernah mendengar bahwa ‘white day’ adalah perayaan sebulan setelah Valentine Day?. Yang jadi pertanyaan terus apa hubunganya? atau cuman di hubung hubungkan. 

   Valentine Day yang di rayakan tanggal 14 Februari sejarahnya di mulai dari masa Kaisar Claudius II di jaman Romawi kuno. Sedangkan White Day di cetuskan pertama kali di Jepang pada permulaan masa modern (1978) oleh pemilik Fukuoka City’s Ishimura Manseido Confectionery Shop, sebuah perusahaan permen di Jepang. Dia mempunyai ide untuk memberikan hadiah marsmallow sebagai hadiah di hari yang spesial.         Alasan lainnya, untuk meningkatkan penjualan permen perusahaannya, khususnya marsmallow.

Baca Juga :  3 Gadget Canggih yang Pas Untuk Menemanimu Saat Berolahraga
White Day
   Marsmallow Day mulai berubah penyebutannya menjadi White Day karena terinspirasi oleh warna marsmallow yang putih karena memang terbuat dari bahan baku gula putih.

   Orang Jepang sendiri kadang menyebutnya “hari mengirim permen”.
   Menilik dari waktu dan tempat sejarah terjadinya kedua perayaan itu, yaitu valentine day dan white day. Bisa jadi Ishimura Manseido mebuat moment itu pada saat sebulan setelah di rayakannya Valentine Day, pas masih hangatnya orang orang merayakan dan merasakan “kasih sayang” yang ‘katanya’ aura dari perayaan Valentine Day. Tapi bisa juga tidak …Entahlah yang pasti White day adalah hari bersama untuk mengirim permen ke sahabat dan handai taulan menurut orang Jepang. dan yang pasti sebuah trik atau cara mendongkrak penjualan marsmallow milik sang pencetus.

Baca Juga :  Dian Sastrowardoyo lahir 16 Maret 1982
Loading...
loading...

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *