5 Aplikasi AIoT Pada Industri Ritel

Diposting pada

5 Aplikasi AIoT Pada Industri Ritel – Apa itu AIoT ? AIoT adalah kombinasi dari AI = Artificial Intelligence dan IoT = Internet of Things, suatu gabungan antara perangkat internet dengan kecerdasan buatan yang ditanamkan di dalamnya.

Baca Juga :  Game perang FPS untuk PC terbaik dan terpopuler 2017

Banyak keuntungan dari kelebihan hasil kombinasi tersebut, contohnya diciptakannya perangkat cerdas dalam genggaman dengan beberapa fungsi serta manfaat. Dalam artikel ini akan kita bahas 5 aplikasi AIoT pada insdustri ritel.

5 Aplikasi AIoT Pada Industri Ritel
5 Aplikasi AIoT Pada Industri Ritel

1. KAMERA CERDAS

Dengan alasan tingkat keamanan yang dibutuhkan pada industri ritel, maka kamera yang mendukung AI sangat dibutuhkan.

Apa kelebihan kamera yang tertanam kecerdasan buatan didalamnya? kamera ini dapat mengenali wajah pelanggan / pembeli dan memberi tahu pada sistem bahwa salah satu atau beberapa pelanggan membawa barang keluar toko yang belum dipindai.

Lebih dari itu, bahwa kamera ini dapat menganalisa kejadian mencurigakan secara real-time, hala ini mungkin karena kamera terpasang selalu menganalisa kejadian kemudian mengumpulkan data analisa tersebut di dalam computer. Misalnya memantau area toko yang sering dikunjungi pembeli, barang yang sering laku, gerakan atau jalur pembeli dan masih banyak lagi.

Tantangan tersendiri dari kemunculan kamera cerdas ini adalah masalah privasi pelanggan, tentunya akan mengurangi kenyamanan pelanggan atau pembeli. Salah satunya adalah penyimpanan data wajah, identitas dan hasil pantauan lain dari setiap pengunjung toko.

2. TROLI BELANJA CERDAS

Apa yang hebat dari troli belanja cerdas? kemampuan pengenalan gambar dan sensor untuk mendata apapun belanjaan yang dimasukkan kedalamnya.

Juga terdapat layar pada pegangannya yang menampilkan promo diskon, cuci gudang dll yang langsung dapat dilihat oleh pengguna keranjang alias pembeli.

Bahkan salah satu perusahaan ritel menyinkronkan keranjang dengan telepon genggam (smartphone) untuk menunjukkan apa saja isi dalam keranjang belanja mereka.

3. SENSOR PENGARAH KEPUTUSAN

Manajer ritel biasanya menggunakan data yang dikumpulkan untuk menentukan kebutuhan karyawan yang dipekerjakan untuk setiap waktu disesuaikan dengan tingkat keramaian pengunjung.

Dengan alat sensor pengarah keputusan ini yang terdiri dari penghitung jumlah pengunjung masuk melalui pintu toko / yang berbelanja. Manganalisa tindakan pengunjung, misalnya pengunjung berhenti untuk melihat suatu barang dan menghitung waktu tersebut untuk menyimpulkan tingkat perhatian untuk setiap barang yang dijual.

Hasil analisa dari beberapa sensor terpasang oleh AI menghasilkan prediksi untuk membantu pemilik / manajer toko ritel untuk mengambil keputusan. Misalnya menambah karyawan pada satu titik pada hari hari tertentu yang ramai sesuai analisa sistem.

Para ilmuwan juga baru-baru ini mengajarkan AI untuk mengidentifikasi orang dengan cara mereka berjalan. Meskipun sistem hanya dapat memproses satu orang pada satu waktu dan masih dalam tahap awal, pencapaian ini suatu hari nanti dapat menawarkan opsi baru bagi pekerja ritel untuk memasukkan jam waktu atau mengakses bagian tertentu dari toko.

4. CERMIN SARAN BELANJA

Berbelanja bisa menjadi sedikit menegangkan bagi orang yang perlu membeli barang untuk dipakai. Mereka sering mengalami kesulitan membayangkan apakah suatu barang akan terlihat bagus pada mereka saat itu masih tergantung di rak, hanya untuk menentukan hal begitu mereka harus mencobanya. Meski begitu, banyak orang yang berbelanja sendiri akan membutuhkan bantuan  teman yang menimbang tentang apakah akan membeli pakaian tertentu.

Perusahaan computer IBM sedang mencoba untuk meringankan beberapa dari kesulitan itu dengan menawarkan cermin yang memberikan saran kepada orang-orang tentang item mana yang terlihat paling baik

Cermin ini menggantikan fungsi seperti ruang pas virtual  dan memberikan umpan balik kepada orang-orang berdasarkan item yang mereka pilih.

Selain  memberikan pilihan terbaik / terpantas  kepada pelanggan, cermin ini dapat membantu penjual dengan memberi tahu mereka barang mana yang laku. Aliran konstan dari data terkait dapat mengurangi  jumlah barang yang harus dijual oleh pihak toko melalui diskon dll.

5. ALAT TEMPAT PARKIR

Statistik menunjukkan bahwa orang menghabiskan rata-rata 12 menit untuk mencari tempat parkir di pusat perbelanjaan. Namun, IoT di ritel bisa mengatasi masalah itu, terutama dengan bantuan dari AI. Sebagai contoh, sensor overhead dapat mengumpulkan data tentang mobil yang masuk dan jumlah mobil / motor terparkir secara real-time. Kemudian, pengemudi akan melihat tanda-tanda digital yang memandu mereka ke tempat parkir terdekat yang tersedia.

Dari sisi penjual, AI dapat memberikan perincian tentang lamanya rata-rata waktu mobil tetap di tempat parkir, yang membuat para tamu lebih suka menggunakan di pagi hari dibandingkan malam hari.

Namun, tergantung pada biaya keseluruhan penerapan solusi ini, beberapa toko mungkin menganggap penggunaan AI dan IoT ini untuk ritel terlalu mahal. Banyak yang mungkin menginginkan bukti pengembalian investasi yang solid sebelum memutuskan menerapkannya.

5 Aplikasi AIoT Pada Industri Ritel Membuka Kemungkinan Baru

5 Aplikasi AIoT Pada Industri Ritel ini menggambarkan bagaimana penjual dapat menggunakan IoT dan AI di toko mereka untuk belajar tentang perilaku pelanggan, mengurangi pencurian, merampingkan pengalaman berbelanja, dan banyak lagi.

Memasang teknologi ini akan membutuhkan waktu dan uang, tetapi memilih untuk menggunakannnya dapat membantu peritel menjadi lebih efisien.

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.