Auxiliary Condenser Dump Controller

Diposting pada
    Pada sistem Auxiliary Condenser Dump Controller tidak bisa terpisah dengan adanya Level Control Valve for Aux Condenser ( Liquid Level Controller) sebagai peralatan utama yang berfungsi sebagai pembaca ketinggian liquid/cairan di dalam tangki kondenser. 

Komponen Auxiliary Condenser Dump Controller

    Adapun beberapa komponen yang saling berkaitan dalam sistem Auxiliary Condenser Dump Controller antara lain adalah
  1. Tangki Kondenser ( Condenser Tank), Tangki kondenser adalah inti dari terjadinya proses kondensing
  2. Control valve, Kontrol Valve sebagai eksekusi dari kontrol sistem, semua proses dari pembacaan ketinggian (level) tanki kondenser, setting parameter LCV (Level Control Valve), parameter air pressure transmitter (transmisi dengan signal tekanan udara), akumulasi dari positioner akan di aktualisasikan oleh Kontrol Valve. (Baca juga: Macam-macam Valve)
  3. Actuator, Aktuator adalah sub bagian dari kontrol valve 
  4. Controller
  5. Positioner,
  6. Reservoir,
  7. Filter Regulator,
  8. Sub Panel,
  9. Hopper.

    Secara teknik bisa kami jelaskan sebagai berikut.

    Pada Aux Condenser Dump Controller merupakan Valve 3 Way yang berfungsi menjaga level air pada tank condenser, dalam keadaan kekurangan air Aux Condenser Dump Controller akan memberikan supply ke tanki ( valve dalam posisi kebawah/aux) , sebaliknya dalam keadaan penuh atau lebih akan di buang ke cascade (valve dalam posisi keatas/cascade). Pengaturan posisi valve disesuaikan signal dari Automatic Level Controller yang memiliki range 0 s/d 1,4 kg/cm2. 

A. Peralatan utama dari system Aux Condenser Dumb Controller adalah sbb:

1. Automatic Level Control

2. Filter Regulator Automatic Level Controller

3. Automatic Level Controller

B. Langkah perbaikan Aux Condenser Dump Controller yang harus dilakukan

a. Flashing tubing dengan menggunakan compressor

– Tubing dari Mainline supply ke ragulator,

– Tubing dari regulator ke Automatic Level Controller

– Tubing dari regulator ke Positioner valve

– Tubing dari output automatic level control ke input positioned valve

– Tubing dari output positioned ke diafragma

– Tubing dari HP tanki ke diafragma ALC

– Tubing dari LP tanki ke diafragma ALC
(Baca juga : Tubing dan Fitting)

Baca Juga :  Mengapa harus menggunakan kabel gland dalam instalasi kabel?

b. Kalibrasi Semua Pressure gauge, secara detail dijelaskan diatas

c. Setting Actuator Diafragma Auxiliary Condenser Dump Controller dengan:

– Memberikan tekanan dengan range 0 – 0,05996kg/cm2 dengan menggunakan Handpump/ Testpump dalam posisi pressure udara siap. Range tersebut didapat dari perhitungan tekanan tangki sbb:

· ρ = berat massa = 1000 kg / m³

· g = gaya gravitasi = 9.8 m / s ²

· h = tinggi tangki = 0,6 m

· P2 = ρ × g × h

· P2 = 1000 kg / m × 9.8 m / s ² × 0,6 m

· P2 = 5880 kg / m³ × m / s ² × m

· P2 = 5880 kgmm / m³ s ²

· P2 = 5880 kgm / s ² m²

· P2 = 5880 Nm ²

· P2 = 5880 Pascal

· P2 = 5,88 kilopascals = 0,852821897676 PSI = 0.0599593133244 kg / cm ²=0,05996kg/cm2

    a) 1 kilopascals = 0.1450377377 PSI (pounds per square inch)

    b) kilopascals = 0.01019716213 kg / cm ²

– Setting sensitifitas pada actuator kopler difragma ALC dengan harapan tepat menghasilkan keluaran tekanan signal antara 0 – 1,4 kg/cm2

– Setting positioner valve dengan perhitungan perbandingan skala antara input sebesar 0 – 1,4 kg/cm2 dengan output positioner valve antara 0,4 – 2,0 kg/cm2( sesuai dengan range diafragma valve yaitu 0,4 – 2,0 kg/cm2).

· Perbandingan skala di jelaskan dalam diagram diatas.(Baca juga: Dasar dasar pneumatic system sesuai hubungannya dengan hukum pascal)

Baca Juga :  Singkatan umum dalam Electrical Dokument ( Dokumen Listrik) dari huruf P
Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.