Salah satu komponen listrik yang ini pasti sudah tidak asing lagi di kalangan elektronika ya?! Dioda adalah komponen listrik yang terbuat dari semi konduktor yang mana fungsi dioda adalah untuk menghantarkan arus listrik dari balik arah sebaliknya.

Dioda sangat sering digunakan untuk mengarahkan gaya listrik dalam rangkaian elektronik. Dioda memiliki 2 terminal atau yang sering kita sebut elektroda.

Kedua terminal dalam dioda adalah:

  • anoda positif (+)
  • katoda negatif (-)

Pada fungsi Dioda yang mana untuk menghantarkan gaya listrik ini juga dibedakan sesuai dengan komponennya. Seperti yang disebutkan di atas, semi konduktor ini bias mengalirkan arus listrik dari tipe sisi anoda ke tipe sisi katoda.

Baca Juga :  Berbagai Jenis Lampu LED dan Penjelasannya

Tapi perlu di ingat, hal ini tidak dapat di bolak-balik. Dioda tidak dapat sebaliknya mengalirkan arus listrik dari katoda ke anoda.

Fungsi Dioda

Fungsi Dioda

Ada berbagai macam jenis Dioda, hal ini juga mempengaruhi pada fungsinya yang berbeda-beda.

Berdasarkan jenisnya Dioda dibagi menjadi:

  • Dioda penyearah yang memiliki fungsi sebagai pengarah arus AC ke DC
  • Dioda LED berfungsi untuk lampu indikator
  • Dioda Zener berfungsi untuk penyeimbang atau menstabilkan tegangan arus listrik
  • Dioda schottky yang memiliki fungsi untuk pengendali arus listrik
  • Dan yang terakhir Dioda Photo, Dioda ini memiliki fungsi untuk sensor pencahayaan.
Baca Juga :  Apakah DSP itu? dan bagian-bagian DSP (Digital Signal Processor)

Cara mengukur Dioda:

  1. Menggunakan multimeter analog
  2. Hubungkan probe berwarna merah dengan katoda
  3. Hubungkan probe berwarna hitam ke terminal anoda
  4. Jarum yang tertera pada multi meter seharusnya bergerak ke kanan,
  5. Coba balik posisi probe yang hitam ke anoda dan yang merah ke katoda
  6. Jika benar, seharusnya jarum multimeter tidak akan bergerak sama sekali

Lalu bagaimana membedakan Dioda yang masih bagus dan Dioda yang rusak?

Dioda yang jarumnya bergerak saat pengukuran dibalik menjadi probe merah di katoda dan probe hitam di anoda itu berarti Dioda yang Anda miliki rusak.

Baca Juga :  Detektor Gas ST400 Salwico, Deskripsi, Bahan, Data Teknis, Range

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana mengukur Dioda dengan multimeter analog, perlu di ingat bahwa fungsi Dioda berbeda-beda sesuai dengan macamnya yang telah kami jelaskan di atas.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memilih Dioda yang tepat untuk rangkaian alat listrik Anda.

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.