Jenis Stainless Steel

Diposting pada

Selain kromium, molybdenum, titanium dan niobium, beberapa unsure lain juga ditambahkan ke dalam stainless steel. Sehingga Jenis Stainless Steel menjadi bervariasi, dengan tingkat ketahan, kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda.

Baca Juga :  Yuk Ketahui Cara Menghitung Plumbing

Di dalam artikel ini akan membahas satu-persatu jenis stainless steel tersebut. Secara garis besar, stainless steel dibagi menjadi 5 jenis besar, yaitu:

  • Austentik
  • Feritik
  • Dupleks
  • Martensitik
  • Precipitation Hardening

Penyebutan dan penamaan jenis SS tersebut sesuai struktur yang melekatpada masing-masing jenis/paduan.

5 Jenis Stainless Steel

Stainless Steel Jenis Austentik

Austentik terjadi ketika unsure nikel ditambahkan ke stainless steel, dengan komposisi:’

Baca Juga :  Mesin Stone Crusher
  • Krom 18%
  • Nikel 8%

Nikel austentik adalah baja tahan karat yang sering digunakan, lebih dari 70% produksi didunia(jenis 304 paling banyak digunakan).

Sifat Dasar Stainless Steel Austentik

  • Ketahanan terhadap korosi yang sangat baik,
  • Kemampuan pengelasan yang sangat baik di semua macamproses,
  • Sifat formabilitas, fabrikabilitas, dan keuletan yang unggul,
  • Kebersihan yang sangat baik,
  • Sifat suhu yang sangat baik,
  • Non magnetic (jika anil),
  • Proses pengerasan hanya dengan kerja dingin.
Baca Juga :  Schedule pipa dan tabel schedule

Pemakaian Umum Stainless Steel Austentik

  • Kitchen Zink (304D),
  • Peralatan masak,
  • Arsitektur,
  • Pegas keyboard (301)
  • Peralatan pabrik kimia
Jenis Stainless Steel Austentikuntuk Kitchen Zink

Stainless Steel Jenis Feritik

Merupakan baja tahan karat kromium dengan unsure kromium bervariasi, antara 12% hingga 18%, namun dengan kadar karbon rendah.

Tangki Air Panas Stainless Steel Feritik

Sifat Dasar Stainless Steel Feritik

  • Ketahan terhadap korosi sedang, bagua tergantung unsure / kandungan kromium yang dicampurkan,
  • Tidak dapat dikeraskan dengan perlakuan panas dan selalu digunakan dalam kondisi anil magnetk,
  • Kamempuan las yang buruk,
  • Formabilitas tidak sebagus austentik.

Pemakaian Umum Stainless Steel Feritik

  • Trim otomotif (430),
  • Knalpot (409),
  • Peralatan colliery (3CR12),
  • Tangki air panas (444).

Stainless Steel Jenis Dupleks

Merupakan baja tahan karat yang mengandung kromium yang relative tinggi (18% hingga 28%) dan jumlah nikel sedang (4,5% hingga 8%).

Kandungan nikelpada jenis stainless steel ini tidak cukup membentuk karakteristik austentik sempurna dan kombinasi yang dihasilkan dari struktur austentik dengan struktur feritik disebut dengan struktur dupleks.

Kebanyakan jenis dupleks mengandung molybdenum sekitar 2,5% – 4%.

Sifat Dasar Stainless Steel Dupleks

  • Ketahanan tinggi terhadap retak dan korosi,
  • Peningkatan ketahanan terhadap ion klorida,
  • Kekuatan tarik dan luluh yang lebih tinggi disbanding jenis austentik dan feritik,
  • Kemampuan pengelasan dan kemampuan pembentukan yang baik.

Pemakaian Umum Stainless Steel Dupleks

Pembuang Panas dari Jenis SS Dupleks
  • Penggunaan di laut, khususnya pada suhu yang agak tinggi,
  • Area deslinasi,
  • Pembuang panas,
  • Pabrik petrokimia.

Stainless Steel Jenis Martensitik

Merupakan baja tahan karat pertama yang dibuat secara komersial dan memiliki kandungan karbon yang relative tinggai, yaitu 0,1 – 1,2% disbanding Janis lain.

Dengan kandungan kromium sebesar 12 – 18%.

Sifat Dasar Stainless Steel Martensitik

  • Ketahanan korosi moderat,
  • Dapat dikeraskan dengan perlakuan panas dan karena itu dapat dibuat kekuatan dan tingkat kekerasan yang tinggi,
  • Kemampuan las yang tidak baik,
  • Magnetik

Pemakaian Umum Stainless Steel Martensitik

Alat Bedah dari Jenis SS Martensitik
  • Pisau,
  • Peralatan bedah,
  • Poros / As,
  • Spindel,
  • Pin.

Stainless Steel Jenis Pengerasan Presipitasi

Merupakan baja tahan karat yang telah melewati proses formulasi precipitation harderning, sehingga jenis ini dapat disuplai dalam larutan yang diolah (dimana mereka digunakan).

Kemudian dapat dikeraskan kembali setelah pembentukan / pembuatan di dalam proses penuaan pada suhu rendah.

Sifat Dasar Stainless Steel Pengerasan Presipitasi

  • Ketahanan korosi sedang hingga bagus,
  • Kekuatan yang sangat tinggi.
  • Kemampuan las yang baik,
  • Magnetik.

Pemakaian Umum Stainless Steel Pengerasan Presipitasi

  • Poros untuk pompa dan
  • Katup / valve
Valve dari Jenis SS Pengerasan Presipitasi
Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.