Beranda » Elektrik » Pembangkit Tegangan Bolak-balik

Pembangkit Tegangan Bolak-balik

Tegangan bolak-balik adalah tegangan yang mengubah polaritas pada interval waktu yang teratur. Satu siklus penuh dari jumlah bolak-balik terdiri dari dua setengah siklus. Dan arah setengah siklus berubah setelah setiap interval waktu tertentu. Mesin sebagai pembangkit tegangan bolak-balik dikenal sebagai alternator.

Cara Membangkitkan Tegangan Bolak-balik

Tegangan bolak-balik dibangkitkan dengan dua cara.

  • Dengan cara memutar kumparan di dalam medan magnet pada kecepatan konstan
  • Dengan cara memutar medan magnet di sekitar kumparan stasioner dengan kecepatan konstan.
Baca Juga :  Kabel Tegangan Rendah Tidak Terbungkus / Telanjang Produksi PT SUCACO

Pada generator AC kecil, kumparan berputar di antara medan magnet, sedangkan pada generator ac besar, medan magnet berputar di sekitar kumparan karena beberapa pertimbangan ekonomis.

Proses Pembangkit

Bayangkan kumparan stasioner di dalam satu set medan magnet. Beban dihubungkan melalui kumparan dengan bantuan brush dan slip ring. Ketika kumparan berputar berlawanan arah jarum jam dengan kecepatan sudut konstan ω gaya gerak listrik diinduksi dalam kumparan. Tampak penampang kumparan pada posisi berbeda ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Baca Juga :  Singkatan dari huruf Ee Elektrik Mekanik

Besarnya GGL induksi menjadi maksimum ketika konduktor menjadi tegak lurus dengan garis gaya magnet . Konduktor memotong fluks maksimum pada posisi ini.

Besarnya GGL yang diinduksi dalam kumparan tergantung pada laju fluks yang dipotong oleh konduktor. Gambar di bawah ini proses pembangkit tegangan bolak-balik yang menunjukkan bahwa tidak ada arus yang masuk ke dalam kumparan ketika mereka sejajar dengan garis gaya magnet. yaitu pada posisi (1), (2) dan (3) . Dan total fluks yang dipotong oleh konduktor menjadi nol.

Pembangkitan Tegangan Bolak-balik

Arah induksi GGL di konduktor ditentukan oleh hukum Fleming. Ketika kumparan berada pada posisi (2) GGL menginduksi ke arah luar konduktor sedangkan pada posisi (4) arah ggl penginduksi menjadi ke dalam. Dengan kata lain arah induksi GGL pada konduktor pada posisi (2) dan (4) menjadi berlawanan satu sama lain.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.