Pengisian Cepat Kabel USB-C

Diposting pada

Pengisian Cepat Kabel USB-C ~ Saat ini sudah banyak beredar jenis pengisian daya perangkat seluler tanpa kabel, bahkan sedang trend. Cukup menempelkan perangkat handphone diatas alat pengisian, maka arus akan terus mengalir selama perangkat dalam lingkup putaran elektromagnetik alat pengisian.

Baca Juga :  Kekurangan Smartphone Dual Camera yang Jarang Diketahui

Namun bukan berarti jenis pengisian daya menggunakan kabel akan cepat hilang tergerus penggunaan pengisi daya nirkabel. Banyak pertimbangan, terutama alasan kecepatan pengisian daya melalui kabel jauh lebih besar disbanding dengan pengisian tanpa kabel.

Pengisian Cepat Kabel USB-C

Pengisian Cepat Kabel USB-C, Keuntungan dan Kerugian

USB Power Delivery (USB-PD) dan USB Tipe C dan Cable Assemblies merupakan spesifikasi yang dikembangkan oleh USB Implementers Forum (USB-IF) sebagai pusat solusi pengisian kabel generasi baru. USB Power Delivery Specification memberikan fungsi yang maksimum, yaitu selain melakukan pengisian ulang dalam waktu bersamaan juga mengirim dan menerima data melalui kabel yang sama.

Pengisian daya via kabel mampu melakukan pengisian hingga 100 Watt, ini merupakan spesifikasi USB-PD dan USB Tipe C. Intinya pengisian melalui kabel dipastikan lebih cepat dibandingkan pengisian tanpa kabel. Selain itu pemakaian pengisi daya dengan kabel dapat menggunakan perangkat seluler jauh dari perangkat pengisian, tergantung berapa panjang kabel yang dibuat.

Pengisian daya menggunakan kabel membutuhkan perhatian tentang keselamatan, terkait manajemen daya dan suhu. Tanpa desain yang tepat, termasuk pemantau suhu,kabel dan konektor dapat mengakumulasi masalah di dalam sambungan, ini menyebabkan pengisian cepat panas, resiko tertinggi adalah merusak kabel serta perangkat handphone.

Dasar Pengisian Daya Melalui Kabel USB Tipe C                                                             

Dasar pengsian daya adalah adanya: Perangkat yang sedang diisi daya, kabel, dan pengisi daya. Kabel USB Tipe C(USB-C)memiliki satu atau lebih konektor simetris, terdiri 24-pin. Pengisi daya USB-C memiliki sambungan AC di satu sisi dan konektor USB di sisi yang lain yang menghubungkan pengisi daya ke perangkat.

Jika dilihat dari sudut keamanan, kabel USB-C harus mampu dialiri tegangan dan arus yang sesuai. USB-C mampu dialiri tegangan 21 Volt pada arus 3 Ampere (untuk jenis khusus mampu dengan arus 5 Ampere). Tentunya perangkat apapun yang terhubung, harus mampu menahan pada tegangan dan arus tersebut.

Penyebab Kerusakan Pengisian USB-C

USB-C memiliki pin konektor 0,5 mm, jauh lebih kecil disbanding USB tipe A, yaitu 2,5 mm. Pitch yang lebih rapat ini secara signifikan meningkatkan resiko kesalahan yang dapat menyebabkan panas. Pada saat konektor menjadi berubah bentuk / cacat atau berdebu, terdapat partikellogam, rambut atau serpihan lainnya di dalam konektor, hal ini dapat menyebabkan kenaikkan suhu dan menyebabkan kerusakan bahkan kebakaran.

Untuk mengantisipasi sebagai solusi mengatasi kenaikkan suhu yang berlebih, perlu penambahan PPTC (Polymeric Positive Temperature Coefficient) sebagai pemutus mini thermal. Komponen ini ditempatkan pada papan PCB di dalam konektor untukmendeteksi perubahan suhu.

Tapi bagaimana jika untuk perlindungan daya yang lebih besar?misalnya daya 100 Watt? Ini merupakan tantangan untuk para desain. Memposisikan PPTC untuk dekat dengan konektor akan sulit dilakukan. PPTC yang sesuai untuk daya 60 Watt memiliki dimensi 3,2×2,5 mm, sebagai pemutus mini mungkin memiliki dimensi yang lebih besar.

Kesimpulan

Pengisian Cepat Kabel USB-C adalah cara cepat dan tidak rumit dalam pengisian daya perangkat seluler sekaligus sebagai transfer data. Penambahan sensing suhu mungkin menjadi solusi alternative untuk mengurangi kelemahannya.

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.