Beranda » Kapal » ODME » Perangkat Utama ODME Jowa Cleantoil 2005

Perangkat Utama ODME Jowa Cleantoil 2005

Perangkat utama ODME Jowa Cleantoil 2005, yaitu

Unit Komputer

Unit komputer di kapal kargo umumnya di pasang di ruang CCR / Cargo Control Room atau di area non-hazardous. Unit komputer ini mengumpulkan memproses dan mengumpulkan data yang di kirim dari perangkat utama lainnya.

Data yang diproses antara lain dari:

  • Perangkat analisis yaitu membaca kandungan oli, melalui unit zener / solenoid dengan komunikasi 2 kabel.
  • Perangkat Flowmeter untuk mengetahui jumlah jumlah total muatan yang dibuang / melalui.
  • Perangkat internal yaitu pewaktu, tanggal dll
  • GPS untuk menginformasikan posisi kapal, dengan komunikasi NMEA 0183 atau RS232.

Semua informasi selama proses dan pengoperasian di simpan pada kartu flash memory dan dapat ditampilkan melalui kertas hasil cetak printer yang tersambung ke unit, sesuai resolusi IMO.

Unit komputer terhubung ke konsol kontrol valve untuk pengoperasian operasi valve overboard, juga mengetahui posisi valve.

Baca Juga :  Konsep Dasar GMDSS

Suplai untuk unit ini adalah 90 – 230 VAC 50/60 Hz, dengan pengaman sekering 6 ampere. Posisi alarm relay adalah NC (normally close), ini akan mengaktifkan alarm ketika power fail.

Perangkat Utama ODME Jowa

Perangkat Utama ODME Jowa Unit Analisis / Pompa

Jenis unit ini adalah:

  • Unit pengukur: EEx ia IIB T4 Sira 05ATEX2170
  • Boks Terminal: EEx ia IIB T4 Sira 05ATEX2171
  • Pressure Transmitter: EEx ia IIC T6 DMT 02 ATEX E 114X

Unit analisis bertugas menganalisa kandungan oli dari media yang akan di buang ke luar kapal dari pompa feed. Perangkat ini umumnya terpasang di ruang pompa atau area hazardous lainnya.

 Unit ini membutuhkan ketersediaan air bersih yang digunakan untuk proses pembersihan gelas sensing di dalam unit pembaca. Dengan tekanan 30 liter perjam, dengan suhu yang disyaratkan pada 45C. Sementara untuk mengetahui bahwa air bersih dan air sampel sudah tersedia, dilakukan oleh perangkat pressure transmitter, yang diletakkan pada instalasi setelah pompa sampling.

Penting untuk memperhatikan jarak antara probe sampling dengan unit analisis dibuat sedemikian dekat, jarak maksimum sekitar 15 meter.

Baca Juga :  Gambaran Umum Sistem OWS 3SEP Aliran Normal dan Pemisahan Minyak

Ukuran fitting untuk keluar masuk air bersih adalah DN12, ke konektor pneumatik DN6 (wiper), ke sampel dan valve air bersih DN8 dan DN15.

Perangkat Utama ODME Jowa Modul Zener Solenoid

Jenis unit ini adalah tipe EEx ia IIB T4 Sira 05ATEX2172

Paling umum modul ini dipasang di ruang mesin, atau tempat lain yang merupakan area aman. Modul zener barrier ini berfungsi mengubah kontrol elektrik dari unit komputer menjadi kontrol pneumatik ataupun suplai sinyal listrik untuk perangkat-perangkat lain.

Modul zener barrier juga mensuplai power juga mengantarkan sinyal hasil anlisa melalui sinyal 4 – 20mA untuk flowmeter.

Suplai powernya adalah 230 VAC 50/60Hz, terhubung melalui sekering 10 ampere. Menggunakan fitting solenoid valve ke unit analisis DN8 dan ke wiper yaitu DN6.

Di sisi samping unit terdapat regulator untuk solenoid. Tekanan yang dibutuhkan adalah 5 BAR.

Probe Sampel

Probe sampel terdiri dari probe keluar dan masuk yang merupakan dua sensing yang masuk ke flowmeter. Flowmeter menggunakan prinsip sensor orifice. Dua bagian masing-masing sebagai upstream dan downstream.

Baca Juga :  Nama-Nama Kapal Dan Jenis-Jenis Kapal yang Memiliki Fungsi Berbeda

Perangkat Utama ODME Jowa Pipa sampel

  • Masuk DN12 maksimal panjang 15 meter
  • Keluar DN12 maksimal panjang 15 meter

Jika jarak lebih jauh perlu menambah pompa penguat agar waktu respon menjadi lebih cepat.

Rumus tentang waktu respon:

(AxLxT)/Q

Dimana:

  • A = Area meter persegi pipa sampel
  • L = Panjang pipa sampel dari probe ke pembaca / analisis
  • Q = Kecepatan aliran pompa sampel (meter kubik per jam) = 0,15m3/h
  • T = 3600 detik

Contoh perhitungan:

Diketahui:

A = 12x1mm=10mm (A=Πxr2)

L = 15 meter

(AxLxT)/Q=28 detik + 7 (meter waktu respon)= maksimal 40 detik

Pipa Pneumatik

  • Motor sampel DN15 tekanan 5 BAR – 500 liter / menit
  • Valve 3-way DN8 tekanan 5 BAR
  • Wiper DN6 tekanan 5 BAR
  • Air flushing DN12 tekanan 3 BAR

Flowmeter

Pemasangan yang benar adalah aliran upstream pada pelat orifice antara 6 – 7 waktu dari diameter pada discharge, dan 3 – 5 waktu nilai downstream.

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.