Beranda » Elektronika » Perbedaan Filter Aktif Pasif

Perbedaan Filter Aktif Pasif

Perbedaan filter aktif pasif yang utama adalah bahwa filter aktif menggunakan komponen aktif seperti transistor dan op-amp untuk menyaring sinyal elektronik. Sebaliknya, filter pasif menggunakan komponen pasif seperti resistor, induktor dan kapasitor untuk menghasilkan sinyal pita tertentu.

Perbedaan lainnya adalah antara keduanya, bahwa filter aktif membutuhkan sumber daya eksternal untuk pengoperasiannya. Sementara filter pasif tidak membutuhkan sumber daya eksternal yang diperlukan.

Filter adalah rangkaian elektronik yang memiliki kemampuan untuk melewatkan pita frekuensi tertentu dan juga menolak frekuensi lain di luar pita frekuensi yang telah ditentukan. Rangkaian filter pada dasarnya menunjukkan sifat selektivitas frekuensi. Dalam artikel ini akan membahas beberapa perbedaan lagi di antara keduanya.

Tabel Perbandingan

Dasar PerbandinganFilter AktifFilter Pasif
Terdiri dariKomponen aktif seperti op-amp, transistor dllKomponen pasif seperti resistor, induktor dan kapasitor dll.
HargaMahalRelatif murah
Kompleksitas rangkaianLebih kompleksKurang kompleks daripada filter aktif
BeratRinganRelatif lebih berat karena adanya induktor.
faktor QTinggiSangat rendah dibandingkan dengan filter aktif.
Catu daya eksternalDiperlukanTidak diperlukan
KepekaanLebih sensitifRelatif kurang sensitif.

Definisi Filter Aktif

Baca Juga :  Sensor Suhu jenis Thermocouple

Filter aktif adalah rangkaian filter yang disusun menggunakan transistor dan op-amp sebagai komponen dasarnya. Juga ada penambahan komponen pasif, seperti resistor dan kapasitor, tetapi bukan induktor.

Filter menunjukkan sifat selektivitas frekuensi. Jadi rangkaian filter aktif menggunakan transistor dan op-amp untuk melewatkan hanya pita frekuensi selektif sambil melemahkan frekuensi lainnya.

Gambar di bawah ini menunjukkan contoh rangkaian filter aktif:

Perbedaan filter aktif pasif, Filter Aktif
Rangkaian filter aktif

Pada rangkaian filter aktif dihasilkan karakteristik filter yang dibutuhkan, diproses oleh interkoneksi op-amp, integrator, inverter dll dengan resistor dan kapasitor.

Op-amp dalam rangkaian filter aktif digunakan secara terintegrasi. Jadi pastikan ukurannya kecil dan tidak terlalu besar. Op-amp memiliki impedansi input tinggi dan impedansi output rendah. Jadi filter aktif tersebut menghapus efek pembebanan pada sumber dan beban.

Namun komponen aktif memiliki bandwidth yang terbatas sehingga terkadang menyebabkan kesulitan dalam pengoperasian sinyal frekuensi tinggi. Juga, kebutuhan akan sumber dc eksternal dibutuhkan pada unit filter aktif karena tidak dapat menggunakan daya penggerak dari sinyal pada inputnya.

Baca Juga :  Peluang Kerja Lulusan Elektronika

Definisi Filter Pasif

Filter pasif adalah rangkaian filter yang dibentuk hanya dengan menggunakan resistor, induktor dan kapasitor sebagai komponen utamanya. Karena tidak ada elemen penguat di dalamnya, maka filter pasif memiliki penguatan sinyal yang rendah. Hal ini menyebabkan penerimaan sinyal yang relatif rendah pada keluaran rangkaian filter daripada sinyal masukan yang dimasukkan.

Mari kita lihat rangkaian filter pasif:

Perbedaan filter aktif pasif, Filter Pasif
Rangkaian filter pasif

Untuk rentang frekuensi radio, filter pasif memiliki kemampuan respons yang baik. Tetapi adanya induktor dalam rangkaian menimbulkan masalah dalam aplikasi frekuensi rendah. Seperti dalam kasus frekuensi rendah, induktansi induktor harus dinaikkan, yang pada akhirnya membutuhkan lebih banyak lilitan pada kumparan.

Di bawah rentang RF, baik input maupun impedansi output dari filter pasif, menimbulkan masalah. Jadi ini tidak cocok untuk operasi frekuensi rendah. Pada dasarnya, pita frekuensi yang diizinkan dan dibatasi menghasilkan klasifikasi filter.

Jadi, jika jaringan RLC hanya melewati pita frekuensi yang lebih rendah maka dikenal sebagai low pass filter. Demikian pula, jika filter melemahkan pita frekuensi yang lebih rendah dan melewatkan pita frekuensi yang lebih tinggi maka itu adalah high pass filter.

Baca Juga :  Prinsip dan Cara Kerja Osilator

Perbedaan Filter Aktif Pasif

  • Karena adanya komponen aktif, filter aktif lebih mahal. Sementara, rendahnya harga filter pasif adalah karena penggunaan komponen pasif di dalamnya.
  • Rangkaian filter aktif cukup kompleks. Sementara filter pasif memiliki rangkaian yang sederhana.
  • Filter aktif memiliki nilai faktor kualitas yang tinggi dibandingkan dengan filter pasif.
  • Filter aktif membutuhkan catu daya eksternal untuk operasi rangkaian. Tetapi filter pasif tidak memerlukan sumber energi eksternal karena ia menggunakan tenaga untuk operasinya dari sinyal input yang dimasukkan.
  • Karena induktor adalah komponen dasar yang digunakan dalam filter pasif dan menghasilkan masalah pada frekuensi rendah. Jadi filter pasif cocok untuk operasi rentang RF. Sedangkan filter aktif memberikan respon yang lebih baik pada frekuensi rendah.
  • Berat dari filter aktif lebih rendah sementara itu relatif berat untuk filter pasif.
  • Komponen aktif menunjukkan kepekaan yang lebih besar terhadap perubahan suhu. Namun, komponen pasif relatif kurang sensitif terhadap hal yang sama.

Kesimpulan

Jadi, dapat disimpulkan bahwa filter aktif dan pasif memiliki wilayah operasinya sendiri. Tetapi filter aktif lebih banyak digunakan daripada filter pasif seperti di bidang komunikasi dan pemrosesan sinyal.

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.