Perhitungan Penting Di Kapal Yang Harus Dipahami Para Engineering

Diposting pada

Di dalam kapal banyak sekali instrument pengukur yang ditampilkan langsung selama beroperasi, berbagai parameter perhitungan penting di kapal , seperti level, tekanan, suhu dll. Selain menggunakan tampilan langsung melalui perangkat instrument, ada juga yang perlu melalui perhitungan, tergantung sejumlah factor dinamis.

Beberapa perhitungan khusus untuk mengetahui nilai membutuhkan rumus, ini penting diketahui oleh teknisi dan enginner di atas

Baca Juga :  Fungsi Sewage di Kapal
kapal. Rumus ini berdasarkan dari banyak factor, kemungkinan juga dari input yang tersedia.

Perhitungan Penting Di Kapal

Perhitungan Penting Di Kapal

Perhitungan Penting Di Kapal = Bunker

Menghitung jumlah bunker sangat vital dan penting yang harus dipahami oleh tim di kapal, Terutama bunker bahan bakar yang tentunya memiliki nilai yang tinggi dan sangat penting, diperlukan kehati-hatian dan keakuratan untuk menentukan jumlah.

Volume jumlah bunker akan meningkat berbanding lurus dengan meningkatnya suhu, dengan berat yang sama. Karena alasan ini maka setiap bunker diukur dalam satuan berat bukan berdasar volume.

Perlu dipahami bahwa perhitungan tenaga dan efisiensi bahan bakar di kapal dihitung dalam ukuran massa bahan bakar dan bukan volumenya.

Langkah-langkah pengukuran dan perhitungan bunker

  • Setelah jumlah total dalam ton bahan bakar bunker diterima dan dikonfirmasi, ambil bunker dan hitung jumlah bahan bakar yang masih tersedia di atas kapal sebagai bahan hitungan yang menunjukkan berapa ton bahan bakar yang harus di simpan di dalam tangki.
  • Sebelum melakukan bunker, cek suhu dan catat kepadatan standar bahan bakar minyak. Dengan hitungan ini, kemudian hitung volume bunker yang akan diterima di setiap tangki sesuai rencana bunkering dan catat hasil sounding masing-masing tangki setelah bunkering menggunakan table kapasitas untuk memudahkan penghentian atau pemindahan pengisian ke tangki lain.

Rumus dasar untuk menghitung kuantitas bunker dalam berat adalah:

Massa = Volume x Kepadatan

  • Rumus diatas berlaku jika pada situasi dengan suhu yang sama.
  • Setelah proses bunker, sounding / ullage semua tangki bunker menggunakan sounding tape dan catat juga suhu tangki. Gunakan sounding paste dioleskan ke pita untuk mengukur bahan bakar distilasi seperti MDO agar mudah dibaca.
  • Kapal tidak selalu mengambang / mengapung dengan sempurna sehingga kondisi sudut mengambang kapal harus dicatat dengan baik saat bunker tangki.
  • Semua kapal dilengkapi dengan table kapasitas tangki, dimana setiap tangki dalam volume ditandai dengan level sounding / ullage berturut-turut dengan factor koreksi di bawah berbagai kondisi.
  • Kepadatan bahan bakar minyak (dalam kg/cm3) pada suhu referensi standar 15C. Densitas bahan bakar minyak pada suhu tangki dapat dihitung menggunakan table ASTM atau menggunakan software yang sudah umum terpasang di kapal.

Rumus untuk menghitung densitas suhu adalah:

= (Densitas bahan Bakar @15C) x [1-{(T-15) x 0,00064}]

Dimana:

  • T = suhu minyak di dalam tangki bunker dalam derajat celcius.
  • 0,00064 = Faktor koreksi

Karena minyak bunker biasanya di suplai ke kapal pada suhu lebih tinggi dari 15C, maka rumus yang digunakan untuk menghitung kuantitas dalam berat adalah:

Satuan metric = (volume sounding actual) x (kepadatan koreksi suhu)

Perhitungan Penting Di Kapal = Bahan Bakar Minyak Spesifik ( Specific Fuel Oil Consumption = SFOC)

SFOC adalah ukuran massa bahan bakar yang dikonsumsi per unit satuan waktu untuk menghasilkan per KW. Berdasar hal ini dapat ditentukan efisiensi mesin kapal.

Untuk mendapatkan nilai yang tepat dan akurat, konsumsi bahan bakar dan daya yang dihasilkan selalu diukur selama periode waktu yang sesuai dan cuaca yang baik.

Rumus yang digunakan untuk menghitung SFOC adalah:

SFOC (g/kWH) = Massa bahan bakar yang dikonsumsi perjam / Daya yang dihasilkan dalam KW

  • Hasil pembacaan dari flow meter pada mesin utama harus dicatat selama interval waktu yang ditentukan, misalnya satu jam. Dengan perbedaan hasil bacaan, maka volume bahan bakar yang digunakan akan dapat dihitung. Nilai konsumsi juga dapat dibaca pada tangki servis HFO jika tangki hanya memasok ke mesin utama.
  • Massa volume yang diamati dari bahan bakar yang dikonsumsi dapat ditentukan dengan mengikuti prosedur perhitungan bunker diatas.
  • Horse power dapat diukr menggunakan dynamometer jika terpasang pada poros mesin yang akan menunjukkkan BHP di indicator manual / digital. Jika tidak, dapat dihitung menggunakan RPM mesin dan indeks bahan bakar rata-rata dengan bantuan kurva karakteristik mesin.

Perhitungan Penting Di Kapal = Persentase Slip

Slip banyak dianggap sebagai perbedaan antara kecepatan mesin dan kecepatan kapal yang sesungguhnya. Dan dihitung dalam persentase. Slip positif dipengaruhi oleh beberapa hal misalnya fouled bottom atau hull part yang meyakinkan dalam ketahanan pergerakan kapal, factor lingkungan seperti angin , aliran air terhadap arah kapal. Slip negative dipengaruhi oleh arah angin dan arus laut yang berlawanan.

Slip mesin dihitung tiap hari di atas kapal dan dicatat di buku log.

Jarak mesin – jarak yang diamati

Persentase slip = ——————– x 100%

Jarak mesin

  • Jarak actual ( mil laut ) yang dijangkau oleh kapal dari siang hingga siang diukur menggunakan log kapal.
  • Total putaran bal;ing-baling dari siang hingga siang diperoleh dengan menggunakan counter putaran (revolution counter).
  • Jarak mesin dapat dihitung menggunakan pitch propeller.
  • Harus menjadi perhatian bahwa dalam konversi satuan pitch dari meter ke mil laut, secara umum 1 NM = 1800m.

Jarak mesin dalam mil laut = (pitch x putaran perhari)

Loading...
loading...
Gambar Gravatar
Saya bekerja di sebuah perusahaan Marine Service di Batam, aktivitas saya setiap hari selain melakukan kegiatan pokok di perusahaan juga menulis di blog, membangun web. Saya nge-blog sejak 2009 dan merupakan hobi sekaligus saya berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.